Selasa, 17 Oktober 2017

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kucing Persia

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kucing Persia


Melihat gambar kucing persia di atas jadi gemes yaa :) jadi kepengen punya kucing dehhh.
Tapi sebelum kita merawat kucing jenis persia, sangat baik untuk terlebih dahulu Mengenal Sejarah Kucing Persia  tersebut. Agar kita memahami bagaimana sejarah kucing persia atau asal usul kucing persia yang barangkali nantinya bermanfaat untuk mengembangkan dalam budidaya hewan tersebut. Saat ini penggemar ras hewan ini sudah banyak yang merambah ke berbagai kalangan tingkat ekonomi orang Indonesia, karena kucing ini memiliki penampilan yang unik yang bisa menghibur, lalu bagaimana sejarah dan asal usul kucing  tersebut ? silahkan lanjutkan membaca!

Sejarah Kucing Persia / Asal usul Kucing Persia

Kucing persia adalah ras kucing yang termasuk berbulu panjang atau disebut juga dengan Longhair Cat, memiliki wajah yang lebar dan hidung yang pesek.  Kucing ini berasal dari Persia yaitu nama terdahulu dari negri Iran. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa kucing tersebut berasal dari Persia atau Iran pada saat ini. Pertama kali dibawa atau diperkenalkan ke negara Italia pada sektar tahun 1620 oleh seorang Pietro Della Valle dan kemudian diperkenalkan atau dibawa pula dari negara Turki ke negara Perancis oleh Nicholas Claude fabri de Peiresc.

Disebutkan dalam sejarah kucing persia bahwa dahulunya tidak berbulu panjang, kucing ini di besarkan di negara turki dengan Angoras Turki (kucing Anggora) yang berbulu panjang. Sejarah kucing persia dalam versi lain, dikatakan ras kucing ini dikembang biakkan bersama kucing liar dari Afrika untuk memperoleh kucing yang berbulu panjang.

Sejarah kucing persia dalam versi apapun dianggap sebagai kucing ras tertua dan bernilai tinggi. Sejarah kucing Persia dalam versi lain menganggap kucing ini  sebagai keturunan felis Libyca yang berasal  dari Asia dan Afrika. Dalam versi ini persia diperkenalkan jauh sebelum 1620  di Eropa dan Persia memiliki nilai jual tinggi.

Pada awal 1900-an pertama kali kucing ini diperkenalkan ke Kanada dan Amerika Serikat, kucing menjadi hewan kesayangan yang paling disukai diawali pada masa itu dan dengan pesat menjadi ras kucing populer dimata masyarakat dunia. Pada saat sekarang ini, kucing ras persia sering dijadikan tema dalam berbagai kontes hewan kesayangan yang bergengsi tinggi.

Jenis-Jenis Kucing Persia

Kucing persia secara garis besar di bedakan menjadi 4 jenis yaitu :

Persia Medium
jenis yang satu ini memiliki hidung yang agak mancung sedangkan persia pada umumnya berhidung pesek. Panjang bulu pada ekor kucing ini ada yang berbulu panjang dan ada pula yang berbulu pendek. Harga untuk siimut ini realatif standar, tidak terlalu murah dan tidak pula terlalu mahal.

Persia Himalayan
Persia Himalaya adalah kucing persia yang merupakan perpaduan jenis kucing dari ras persia. Kucing ini memiliki penampilan yang menonjol pada warna bulunya yang berwana hitam pada bagian lingkaran mata,hidung dan ujung-unjung keempat kakinya berwarna kehitaman. Sedangkan pada bagian tubuh lainnya berwarna putih.

Persia Flatnose
 Kucing persia flatnose merupakan persia yang memiliki hidung yang bisa dibilang agak pesek. Bentuk badannya sedikit gemuk dan bentuk kepalanya sedikit bulat. Warna bulu persia yang satu ini relatif sama dengan jenis kucing persia biasa. Kisaran harganya ber-iringan dengan jenis kucing himalayan.

Persia Peaknose
Persia yang satu ini (Persia Peaknose) termasuk jenis kucing dari ras persia yang paling banyak diminati orang. Karena kucing ini memiliki tubuh gemuk dan menarik serta hidung yang pesek, sehingga bentuknya begitus menggemaskan. Jenis kucing ini juga sering dihadirkan dalam kontes-kontes hewan. Untuk harga, jenis kucing ini merupakan jenis kucing termahal dari seluruh jenis kucing dari ras persia.

Perbedaan Persia dengan Anggora

1. Bulu
Perbedaan persia dengan anggora
Gambar diambil dari kucingpedia.com
Semua jenis kucing, kecuali jenis Sphinx lazimnya memilki bulu-bulu yang menyelimuti hampir semua bagian tubuhnya. Kemudian dari bulu ini kita juga bisa mudah membedakan jenis kucing tertentu.

Kucing Anggora – pada kucing Anggora umumnya punya bulu yang tebal tapi tidak setebal kucing Persia, namun pada ekor kucing Anggora bulunya paling panjang dan tebal bahkan disebut sebagai ekor musang karena kemiripannya. Pada bagian wajah, bulu yang dimiliki kucing Anggora tidak tebal maupun panjang sehingga lebih cenderung sedikit lebih lebat dibandingkan dengan kucing lokal.

Kucing Persia – kemudian pada kucing Persia dikenal sebagai kucing yang bulunya tebal, dari bulu di wajahnya saja sudah tebal. Dari leher hingga ekor juga ditutupi oleh bulu yang tebal khususnya kucing Persia yang berdarah murni.

2. Perbedaan Bentuk Wajah

Perbedaan persia dengan anggora
Gambar diambil dari kucingpedia.com

Kucing Anggora – si kucing Anggora memilki bentuk wajah seperti kucing lokal atau kucing kampung, bentuknya sedikit segitiga dengan hidung yang sedikit mancung. Kemudian telinganya cenderung runcing dan panjang.

Kucing Persia – untuk kucing Persia bentuk wajahnya cukup bulat, dengan hidung yang kebanyakan pesek (untuk Persia Peaknose) atau tidak terlalu mancung (untuk persia Medium), kemudian jika kamu memperhatikan bagian samping dari kucing ini, dahi, hidung dan dagu terlihat datar. Mata dari kucing persia juga bervariasi dibanding si kucing Anggora.

3. Bentuk Tubuh
Perbedaan persia dengan naggora
Gambar diambil dari kucingpedia.com
Kucing Anggora – ukuran tubuh dari kucing Anggora ini bisa dibilang ideal, ia terlihat langsing kemudian ototnya tidak menonjol. Ia juga punya bentuk tubuh yang terlihat lebih tinggi.

Kucing Persia – untuk kucing Persia, ia terlihat lebih gemuk bulat dibandingkan dengan kucing Anggora. Badannya juga tidak setinggi kucing Anggora, karena bisa dilihat dari kakinya yang pendek namun kokoh besar dengan caakar yang membulat.

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon