Sabtu, 21 Oktober 2017

Kucing Persia Himalaya dan Cara Merawatnya Lengkap

Kucing Persia Himalaya dan Cara Merawatnya Lengkap


Kucing himalaya atau persia himalaya (dahulu bernama kucing persia titik warna) adalah salah satu ras kucing domestik yang merupakan hasil persilangan antara ras persia dengan ras siam. Persilangan tersebut bertujuan untuk mendapatkan ras kucing dengan tipe badan yang sama seperti kucing persia, tetapi dengan pola warna seperti kucing siam. Kucing himalaya sangat identik dengan mata yang berwarna biru dan pola titik warna

Sejarah Kucing Himalaya

Kucing himalaya adalah kucing yang sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Akan tetapi, kucing himalaya baru diperkenalkan di Eropa pada tahun 1950-an dengan nama yang berbeda, yaitu persia titik warna.[2] Pada tahun 1957, kucing ini terdaftar sebagai ras kucing yang berbeda dengan kucing persia dan diberi nama himalaya. Namun, beberapa pendaftaran kucing memasukkan himalaya ke dalam variasi warna kucing persia karena pola dan karakternya yang sama.

Pada saat ini, kucing himalaya sudah dimasukkan ke dalam ras yang berbeda dengan ras persia oleh The International Cat Association (TICA). Tetapi, masih dimasukkan dalam kelompok yang sama dengan kucing persia dan kucing eksotis, yaitu kelompok Standar Kelompok Ras Persia. Namun, menurut beberapa peternak kucing, kucing himalaya masih dianggap sebagai versi warna lain dari persia, sehingga bukan sebagai ras terpisah.

Kucing Persia Himalaya dan Cara Merawatnya Lengkap

 

Karakteristik

Kucing himalaya adalah kucing yang bertubuh gemuk, besar, dan bulat dengan kaki yang pendek seperti kucing persia. Hal tersebut membuat mereka sulit untuk melompat. Namun, beberapa ras kucing ini ada yang memiliki tubuh seperti kucing siam, yaitu tubuh yang langsing, ramping, dan anggun.

Kucing himalaya dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan bentuk wajahnya, yaitu kucing himalaya wajah boneka dan kucing himalaya wajah datar. Himalaya wajah boneka memiliki wajah yang sedikit pesek jika dilihat dari samping, sedangkan himalaya wajah datar memiliki wajah yang sangat pesek jika dilihat dari samping, sehingga terlihat seperti datar.

Kucing himalaya memiliki bulu titik warna yang panjang pada telinga, wajah, kaki dan ekornya. Bulunya hadir dengan gabungan pola tabi, links, atau torti dengan warna anjing laut, biru, ungu, merah, krem, atau cokelat.
Sumber wikipedia

Penyakit yang sering di alami kucing persia himalaya

Umum nya untuk jenis kucing himalaya merupakan jenis kucing yang cukup bagus dari segi kesehatan dan tidak mudah terserang pernyakit. Tapi harus anda tahu bahwa kucing jenis ini juga memiliki penyakit turunan dari kucing persia yang di namakan penyakit PKD ( Polycystic kidney disease ) dan bisa di sebut kista pada ginjal.

Penyakit jenis ini merupakan penyakit yang akan mengalami gangguan di ginjal yang berupa tumbuhnya kista. Proses pertumbuhan pada jenis penyakit ini cukup berjalan lambat, sehinggga penderita penyakit PKD akan mengalami hal buruk di saat waktu yang akan datang, kurang lebih sekitar 1 sampai 2 tahun.

Untuk penyakit kista yang di alami kucing biasanya di alami oleh bayi pada kucing persia, penyakit ini pada umumnya akan menggerogoti ginjal dan merusak fungsi ginjal yang berguna untuk menyaring zat zat beracun di dalam tubuh kucing tersebut. Berikut adalah ciri ciri penyakit PKD yang harus anda ketahui,

1. Depresi berkepanjangan.
2. Selalu kehausan (dehidrasi).
3. Nafsu makan tidak ada.
4. Sangat sering buang air kecil.
5. Berat badan turun derastis ( kurus ).

Umum nya setiap kucing yang menderita penyakit PKD ( Polycystic kidney ) biasanya tidak akan terselamatkan. Di karenakan banyak peneliti serta dokter hewan mengatakan, jenis penyakit PKD atau kista pada ginjal di tubuh hewan jenis kucing tersebut, belum ada obatnya sampai detik ini!

Cara Merawat Kucing Persia Himalaya

Jangan sampai ketika kita memtuskan untuk mengadopsi kucing persia himalaya ini kita tidak tau atau kurang paham untuk merawatnya.

Maka dari itu untuk mecegah hal tersebut ada baiknya kita memiliki pengetahuan sedikit demi sedikit tentang cara merawat kucing persia berjenis himalaya ini.

Pada dasarnya perawatan kucing persia tidak bisa dilakukan dengan semabrangan karena jenis kucing persia  ini memiliki bulu yang cukup panjang dibandingkan dengan kucing lainnya.

Hal di atas bisa mengakibatkan kucing persia bisa menjadi lebih jika terkena tebu sehingga bisa mengakibatkan bulu si kucing tidak menarik lagi dan bisa kusut terutama untuk jenis kucing persia peaknose ini yang memiliki bulu yang sangat lembut selembut sutra.

1. Rajin membersihkan bulu kucing

Kamu harus selalu menyisir atau menyikat bulu kucing persia dengan rajin setiap harinya terutama jika bulu sikucing termasuk jenis bulu yang panjang seperti kucing persia himalaya ini.

Karena fungsinya agar bulu sikucng bisa terlihat lebih rapi dan indah dan tidak ada bulu yang menggumpal.

Karena jika bulu menggumbal otomatis hal tersebut bisa menyebabkan kerontokan pada bulu lebat si kucing bahkan justru berpengaruh pada kesehatan si kucing persia himalaya ini loh.

Bisa juga dengan menyeka bulu kucing persia termasuk kucing persia himalaya ini dengan menggunakan tisu bayi. Karen tisu bayi dapat menghilangkan debu yang menempelpada bulu kucing persia ini.


2. Bersihkan telinga kucing

Selain membersihkan bulu-bulu kucing persia termasuk kucing persia himalaya ini kamu juga harus membersihkan telinga kucing ya, biasanya telinga kucing justru menjadi sarang kuman dan bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan kucing kamu loh.

3. Jangan lupa potong kuku kucing

Dan juga selalu rajin memotong kuku kucing persia kamu ya, jika kuku kucing mulai memanjang. Namun jagan dipotong habis

4. Beri dia vitamin

Nah selanjutnya jangan lupa untuk selalu memberikan si kucing persia peaknose ini vitamin secara berkala. Terutama pada jenis kucing persia himalaya yang akan diikut sertakan dalam kontes kucing.

Karena vitamin tersebut dapat membuat kucing persia himalaya kamu semakin cantik dan menawan, dan juga berpengaruh untuk kesehatan dan nafsu makan si kucing tersebut.

Selalu rutin untuk mengecek keadaan kucing kamu dan lebih baik dilakukan 3 bulan sekali. Supaya kamu tau kondisi si kucing.

Selalu melakukan vaksinasi terutama apabila kucing persia himalaya kamu yang baru lahir.
Menjaga kebersihan kandang terutama pada pembuangan kotoran ya, supaya sikucing sellau merasa nyaman. Dan juga jangan lupa luangkan waktu untuk mengajak main sikucing ya teman-teman!

Nah itulah beberapa penjelasan tentang kucing persia himalaya, jadi intinya sebelum mengadopsi kucing persia peaknose ini lebih baik dipikir terlebih matang dahulu dan jika sudah memilikinya dirawat dengan baik ya kucingnya. Semoga beberapa penjelasan diatas bermanfaat.


EmoticonEmoticon